Cara Mematikan Update Otomatis Windows 10 Dengan Mudah

Cara Mematikan Update Otomatis Windows 10 Dengan Mudah

Cara mematikan update Windows 10 sebenarnya bisa dilakukan dengan banyak cara ya? namun pada keterangan kita kali ini cukuplah dengan mensederhanakan nya saja. Karena saya percaya yang baca tulisan ini tidak ingin terlalu banyak tele yang pada akhirnya hasilnya sama saja. Pada kesempatan ini kita bahas dengan cara yang paling sederhana dan mudah untuk kita lakukan, siapa pun anda. Bahkan misalkan anda seorang gaptek sekalipun.

3 Langkah Cara Mematikan Update Otomatis Windows 10 Dengan Mudah.

Berikut cara sederhana nya:

1. Tekan tombol windows atau yang berlogo windows bersamaan dengan tombol R (Windows+R) atau sebenarnya Windows dan Run secara bersamaan. Ini bertujuan membuka laman pop-up untuk search sejumlah aplikasi, folder, file, dan banyak lagi dokument penting lainnya yang ada di dalam destop kita. Bahkan kita bisa menjadi sebuah file yang berada di belakang layar yang tidak kita temukan dengan pencarian sederhana.

2. Jika tombol di tekan maka biasanya akan muncul laman pop-up seperti gambar di bawah akan saya sertakan. Pada gambar jelas saya sertakan apa yang harus anda lakukan, yaitu mengetik sebuah perintah. Ketik perintah ( services.msc ) kemudian tekan OK.
Cara Mematikan Update Otomatis Windows 10 Dengan Mudah

3. Setelah perintah anda ketik dan tekan oke, anda akan di arah kan pada satu laman lainnya yang berisikan sebuah pengaturan, lihat gambar yang saya sertakan. Cari nama ( Windows Update ) kemudian double klik untuk membuka. Kemudian pada ( Startup type ) atur disable, lalu ok atau apply.
Cara Mematikan Update Otomatis Windows 10 Dengan Mudah

Pada tahapan tersebut sebenarnya sudah selesai, jadi sangat mudah bukan? hanya saja kadang orang masih merasa kurang cukup puas, apalagi dengan cara sesederhana itu. Saya juga kurang mengerti alasan kenapanya? saya pikir mungkin orang akan merasa cukup kalau berbagai macam cara dilakukan, atau bahkan hanya sekedar ingin yang rumit untuk menuruti ego nya saja. Misalnya harus menggunakan dengan Group Policy editor (gpedit). Bahkan sebenarnya kita bisa mematikan dengan menggunakan firmware.

Udah paham ya? jika misalkan masih saja ada pertanyaan, silahkan tinggalkan komentar anda biar bisa kita cari tahu masalah yang dihadapi. Kata nenek yang ada di seberang kampung saya “Masalah jangan di simpan sendiri” hahaha. Terima kasih sudah mampir ke halaman blog kami, dan semoga bermanfaat tulisan kami. Salam untuk keluarga di rumah ya !! Hehe smile!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *