Sejarah Lampu Mercusuar

Sejarah Lampu Mercusuar

Sejarah Lampu Mercusuar | Mercusuar adalah bangunan tinggi yang biasa berada dibibir laut atau tepian pantai sebagai penanda untuk navigasi pelaut.

Mercusuar yang terkenal dari masa lalu adalah Mercusuar dari Alexandria, dibangun di pulau Pharos, Mesir Helenistik. Biasanya sebuah menara suar atau mercusuar dibangun di daerah yang berbahaya, seperti: daerah yang berkarang, atau lainnya.

Jaman dulu orang meletakkan api sebagai sumber penanda bagi para pelaut, agar mudah dilihat dari kejauhan maka api diletakkan di daerah yang tinggi atau sengaja dibangun bangunan yang cukup tinggi (sebuah menara) agar bisa terlihat dari kejauhan. Namun dengan berkembangan jaman, penggunaan api mulai beralih dengan sinter yang lebih terang mengeluarkan cahaya.

Dengan seiring jaman yang juga semakin maju, terlebih dengan berkembangnya sistem navigasi menggunakan GPS dikalangan pelaut, maka menara suar atau mercusuar ini keberadaan nya semakin berkurang. Ada yang menyebutkan bahwa jumlah kurang dari 1500 buah.

Sejarah Panjang Mercusuar Kuno.

Mercusuar Iskandariyah atau Pharos Alexandria

Mercusuar yang sangat dikenal dari masa lalu adalah mercusuar dari Alexandria (The Lighthouse of Alexandria atau Pharos of Alexandria)  yang dibangun oleh Kerajaan Ptolemeus, pada masa pemerintahan Ptolemy II Philadelphus (280–247 SM).

Mercusuar ini juga disebut mercusuar Iskandariyah dari abad ke 3 SM. Tingginya sekitar 115 meter lebih, dibangun di pulau Pharos. Itulah kenapa mercusuar ini juga disebut dengan Pharos Alexandria.

Bangunan mercusuar dirancang oleh Sostratus dari Snidus atas petunjuk Satrap (Gubernur) Ptolemeus I, seorang panglima Alexander Agung. Selepas Alexander meninggal dunia, Ptolemeus memproklamasikan diri sebagai raja baru dan mengarahkan pembangunan mercusuar. Bangunan ini disiapkan semasa pemerintahan anaknya, Ptolemeus II Philadelphus.

Mercusuar ini termasuk 1 dari 7 keajaiban dunia kuno lainnya. Selain mercusuar iskandariyah, ada juga taman gantung Babilonia, piramid agung Giza, patung Zeus di Olympia, kuil Artimes di Efesus, Mausoleum Mausolus, Kolosus di Rodos.

Pencipta Lagu Indonesia Raya Indonesia bisa kita katakan sebuah negara yang terlahir dari rahimnya para pejuang yang tidak mengenal lelah. Sangat banyak jika kita sebuatkan nama-...

Diterbitkan oleh Ais elkirami

Ais elkirami adalah seorang blogger yang perduli dengan nilai-nilai sosial sebuah kehidupan masyarakat. Konsisten dalam menulis, dan siap belajar dari siapa pun. | www.elkiram.my.id