Kesalahan Blogger Saat Membangun Struktur Template Blog Mereka

Kesalahan Blogger Saat Membangun Struktur Template Blog Mereka

Kesalahan Blogger Saat Membangun Struktur Template Blog Mereka.- Menjadi seorang blogger bukan hanya tentang menulis dan mempublikasikan sebuah konten, namun sebenarnya lebih dari itu. Karena menjadi blogger juga membutuhkan nalar dan logika berpikir saat hendak membangun sebuah blog dengan hasil terbaik. Tentang memahami bagaimana mendapatkan hasil target yang ingin di capai sesuai dengan tujuan awal tentulah sangat tidak mungkin akan bisa dilakukan dengan mudah.

Saya tidak ingin menafikan berbagai motif tujuan seorang blogger, karena mereka aktif di dunia ngeblog tentu saja memiliki tujuan-tujuan tersendiri.

“ Tujuan anda boleh berbeda dengan tujuan saya, cara anda mendapatkan nya juga terkadang berbeda. Namun tentunya ada kesamaan, karena yang namanya menuju sesuatu itu harus maju melangkah bukan dengan mundur beberapa langkah. ”

Apapun tujuan seorang blogger, mereka memiliki kesamaan yaitu berjuang mendapatkan hasil maksimal. Untuk mendapatkan hasil maksimal inilah dibutuhkan beberapa pemahaman yang mendalam.

Banyak hal yang harus dipikirkan, tentang menyampaikan berbagai ide ke dalam artikel yang mereka bahas. Menemukan kosa kata yang pas agar mudah di pahami juga menjadi sebuah tantangan tersendiri. Dan sangat mungkin lebih dari itu, semisal tentang bagaimana membuat struktur halaman blog menjadi lebih baik dan menjadi nyaman untuk dikungjungi oleh orang lain.

Template Halaman Blog Bukan Hanya Soal Tampilan.

Kesalahan pertama yang sering kita temukan di sejumlah halaman blog adalah, sebuah tampilan yang menakjubkan namun menjadi menyusahkan orang lain dan alat perayapan mesin pencarian memetakan halaman blog tersebut.

Tampilan menakjubkan itu menjadi penting, karena terkadang membuat sebagian orang merasa nyaman saat mengunjungi sebuah halaman blog. Namun struktur template juga penting agar mendapatkan posisi yang baik dan mudah ditemukan oleh orang lain di mesin pencarian.

Di sini sudah bisa kita lihat bahwa nalar dan logika seorang blogger juga dibutuhkan. Seorang blogger dihadapkan pada pilihan mendapatkan dan menghadirkan kenyamanan, namun juga secara bersamaan harus mengoptimasi halaman blognya agar mendapatkan posisi yang baik di mesin pencarian. Jika dua hal tersebut harus berbeturan maka kita harus mendahulukan yang mana? Tentu keduanya sama pentingnya.

Sering Terjadinya Duplikat Jangkar Teks Pada Tautan.

Sebuah halaman blog tentunya tidak berisi satu laman post, namun ada banyak laman post yang di publikasikan. Bahkan dalam satu halaman artikel ada beberapa halaman artikel lainnya yang saling berkaitan, semua itu sengaja di tata bukan hanya mempermudah user pengunjung menemukan artikel lainnya namun juga terkadang sengaja kita sisipkan agar membuatnya terlihat nyaman di lihat.

Halaman menjadi terkait antara satu dengan yang lainnya menggunakan link tautan yang biasanya menggunakan anchor text. Semisal: artikel terkait yang diletakan pada bawah artikel, artikel terbaru dan terpopuler pada widget samping, bawah, dan mungkin juga pada bagian atas.

Kesalahan terjadi bahkan terkadang tanpa kita sadari saat menata tatanan dan struktur halaman blog kita. Salah satu kesalahan yang paling terjadi dan berdampak kurang baik untuk mesin pencarian adalah sering terjadi duplikat anchor text. Biasanya ini dikarenakan halaman terkait muncul tanpa sengaja semisal artikel terkait berdasarkan katagori, artikel terbaru, artikel popular, dll. Sementara sebenarnya kita sudah menghubungkan nya atau mengkaitkan dengan link internal pada artikel menggunakan anchor text yang berbeda.

Dalam studi kasus biasanya kita sengaja memberikan link tautan yang mengarah ke sebuah artikel lainnya untuk menguatkan argumentasi kita, atau ingin menunjukan kepada pembaca tentang artikel yang memang saling mendukung. Ini di buat dengan menggunakan anchor text “ Di SINI “ atau anchor text lainnya. Namun tanpa sengaja halaman tersebut juga muncul tanpa di sengaja pada halaman artikel tersebut, semisal karena kita memasukan nya di widget artikel popular atau artikel terkait pada bagian bawah konten artikel.

Dan inilah yang saya maksud terjadinya duplikat anchor text pada satu halaman, sementara tujuan dari link tersebut mengarah pada konten artikel yang sama. Ini bisa terjadi karena penataan struktur pada halaman blog tersebut. Semoga bisa di pahami catatan singkat saya ini.

Diterbitkan oleh Ais elkirami

Ais elkirami adalah seorang blogger yang perduli dengan nilai-nilai sosial sebuah kehidupan masyarakat. Konsisten dalam menulis, dan siap belajar dari siapa pun. | www.elkiram.my.id